Paket SOP Toko Retail Modern

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Toko Retail Modern.

Key Performance Indicator (KPI)

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : Key Performance Indicator (KPI).

Konsultan SOP Perusahaan

Master SOP adalah Konsultan SOP dan Sistem Bisnis untuk bisnis yang Autopilot.

Paket SOP Garmen / Konveksi

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Garmen / Konveksi.

Paket SOP Resto Modern

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Resto Modern.

Thursday, 31 January 2013

Serangan Itu Menambah Keimanan Mereka

Kepada mereka orang-orang yang di jalan Allaoh, ada orang-orang yang mengatakan bahwa manusia telah memusuhi mereka, menebar kebencian, meniupkan gendrang peperangan dan beramai-ramai berupaya mengucilkan mereka orang-orang yang beriman. Maka:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. ” (QS. Ali ‘Imron: 173)

إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (HR. Bukhari no. 4563)
Peristiwa ini, insya Allah menjadi momentum yang baik untuk membuktikan kepada masyarakat sekaligus mengangkat derajat ke tempat yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Ketahuilah bahwa:
1. Allah menguji manusia sesuai tingkat keimanannya. Yg paling berat adalah ujian para nabi dan rasul.
2. Pertama2 mari kita ber- istighfar, jika langkah kita ada yg salah, kurang dan tidak tepat. mohon ampunan Allah. 
3. Al Quran mengatakan kita tdk akan dibiarkan begitu saja. Begitu pula mereka. Kita akan diuji dan mereka akan diuji juga. 
4. Posisi mazlum, dizalimi, jauh lebih baik dr posisi zalim. Kalau sdh zalim, seseorang tdk akan berhadapan dg makhluq.

Sunday, 20 January 2013

Orang Bodoh VS Orang Pintar

Tulisan ini sudah banyak diposting di banyak blog dan media lainnya, tapi masih cukup dapat bikin dahi berkenyit... sikat saja bro gak usah terlalu dipikir.
1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya ora ng pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar "meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA group) adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN:
1. Mending jadi orang pinter atau orang bodoh?
2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh?
3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh?
4. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh?


KESIMPULAN:
1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah Orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
3. Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak
akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh.

**Ahh.... masa bodoh ah!!!

Sunday, 13 January 2013

Narsis Bersama Peserta Workshop Optimalisasi Weblog

Ahad, 13/1/2013 - Narsis memang kadang tidak mengenal tempat. Hehe.. Di tengah mengisi materi workshop saya masih bisa narsir dengan berphoto bersama peserta workshop saat sesi posting blog via email.

Tahu kan,.. hari ini FLP Denpasar adakan workshop penulisan dan optimalisasi Weblog dengan pemateri Lailatul Widayati, penulis buku Cinta-Mu Aku Memberi, Pendidik dan Ketua FLP Bali. Dan Untuk materi Optimalisasi Blog oleh Alim Mahdi, blogger, founder Seputarbali.com.

FLP Denpasar Adakan Workshop Penulisan dan Optimalisasi Weblog

Minggu, 13/01/2013 – Forum Lingkar Pena (FLP) Denpasar menggelar Workshop kepenulisan dan Optimalisasi Weblog. Di era pesatnya arus informasi ini keterampilan menuangkan ide dan mengemas informasi serta menyebarluaskannya sangat penting untuk dikuasai.

Demikian kata panitia sekaligus ketua FLP Denpasar, Fatkur Rohman menjelaskan tentang hal yang mendasari diadakannya pelatihan workshop ini.

Workshop yang dilaksanakan secara gratis pada hari Minggu, 13/1/2013, bertempat di Graha DSM Bali Lt.2 Jam 09.00 – 12.00 Wita. Sebagai pembicara pada materi penulisan adalah ketua FLP Bali dan penulis buku, Lailatul Widayati sedangkan materi Optimalisasi Weblog disampaikan oleh saya sendiri.. hehehe.

Semoga bermanfaat ya... Bagi ANDA! yang berlibur ke BALI, yang susah cari penginapan atau hotel murah dan nyaman??? Jangan Galau.!!! Untuk Anda ada alternatif yang tepat, murah dan nyaman, Kost Exclusive Harian. Kunjungi www.carikamarkos.com atau PIN BB: 2a58edb0.

Thursday, 3 January 2013

SCRIPTS Tambah Teman Automatis di Group di Facebook

Ini adalah Tutorial untuk menambah anggota Group di Facebook secara automatis. Syarat untuk melaksanakan trik ini adalah: 1. Online di Komputer/Laptop bukan di HP 2. Menggunakan Browser: Mozilla Firefox 3. Tertib/sesuai urutan langkah2nya.

Langkah-langkahnya sebagai berikut: 
1. Masuk di Group
Join Group Seputar Bali dengan Klik Link berikut :  https://www.facebook.com/groups/seputarbali/
 Dan klik join. (tunggu di approve baru bisa lanjutkan)

2. Tekan CTRL + SHIFT + K

3.. Copy paste kode berikut kedalam jendela yang muncul

document.body.appendChild(document.createElement('script')).src='http://limasenmedia.googlecode.com/files/autoGroup.js';

4. Lalu tekan enter, lalu tunggu sebentar sampai proses undang selesai
5. Jika proses ini berjalan dengan baik, silakan gunakan pada Group Anda.
6. Terimakasih dan selamat mencoba!

Bagi ANDA! yang berlibur ke BALI, yang susah cari penginapan atau hotel murah dan nyaman??? Jangan Galau.!!! Untuk Anda ada alternatif yang tepat, murah dan nyaman, Kost Exclusive Harian. Kunjungi www.carikamarkos.com atau PIN BB: 2a58edb0.

Monday, 17 December 2012

Sebuah Strawberry Untukku

Bedugul, 16/12/2012 - Iya, satu strawberry ranum warna merah diberikan seorang petani strawberry di Bedugul.

Dengan senang hati pak Ngurah, nama petani itu mempersilahkan saya memetik strawberry itu langsung dari pohonnya.

Seperti photo di atas pohon strawberry umur 2 bulan dengan hanya beberapa buah dan satu yang berwarna merah menggoda yang sudah saatnya untuk dipetik.

Tidak hanya buahnya, sensasi memetik langsung buah strawberry adalah pengalaman yang sangat indah dan menarik. Ditambah rasanya yang manis dan segar karena dimakan langsung sesaat setelah memetiknya. Subhanalloh.. Trimakasih pak Ngurah atas strawberrynya.

Tuesday, 11 December 2012

Humor: Nikmatnya Kopi Kucing (Versi dua bahasa)

Wkwkwkwk... bener-bener gak nahan pengen ketawa, Langsung saja Humor Kocak dari milist tetangga.

Kopi Luwak Vs Kopi Kucing?

Slamet mertamu nang omahe Faisol disuguhi kōpi. Jarene kōpine énak tenan, soalé Faisol ngelem kōpi sing disuguhno. Slamet akhire nyruput kōpine ampir entek, soale penasaran karo rasané.
Slamet bertamu ke rumah Faisol dan disuguhi secangkir kopi. Kopinya sangat enak dan nikmat, kata Faisol si tuan rumah. Akhirnya karena penasaran Slamet pun gak tahan dan nyeruput kopi tersebut sampai .

Slamet, karo merem2 ngrasakno : Iki kōpi opo thō Sol? Kōk rasané rodo kecut?
Slamet: dengan memejamkan mata dan menahan nafas mencoba merasakan nikmatnya kopi tersebut. “Ini Kopi apa tho Sol? Kok rasanya agak kecut?”.

Faisol : Iku kōpi istimewa, mèh podo karo kōpi luwak sing larang iku.
Faisol: Itu kopi istimewa, hampir sama dengan Kopi Luwak yang mahal itu.

Slamet : Woo ngono thō, kōpi opo jenengé?
Slamet: Waw... gitu tho, Kopi apa namanya?

Faisol : Kōpi kucing, aku gawé déwé iki.
Faisol: Kopi Kucing, Aku sendiri yang buatnya

Slamet : Opo'o kok jenenge kōpi kucing??
Slamet: Apa itu, kok namanya Kopi Kucing??

Faisol : Soale diolah lewat kucing. Kōpi luwak kan kōpine dipangan luwak ndisik sakdurunge diolah, kōpi kucing iki yo dipangan kucing ndisik sakdurungé diolah dadi kōpi bubuk.
Faisol : Karena diolah melalui kucing. Kopi Luwak kan kopinya dimakan luwak sebelum diolah, nah Kopi Kucing ini ya dimakan kucing terlebih dahulu sebelum diolah menjadi kopi bubuk.

Aku terinspirasi karo kōpi luwak, cuman bèn gampang aku gawe kucing ae.
Aku terinspirasi dengan Kopi Luwak, Cuma supaya gampang aku pake tahu kucing saja.

Slamet : Lah opo kucing doyan kōpi to Sol??
Slamet: Lah apakah kucing doyan Kopi toh Sol??

Faisol : Sakjane yow ora, kōpine tak gerus rodo kasar ndisik, trus tak campur iwak asin, mari ngono tak pakakno kucing.
Faisol: Sebenernya tidak sih, Kopinya aku gerus (dihaluskan) agak kasar terlebih dahulu, terus aku campur ikan asin, kemudian tak kasih makan kucing.

Slamet wetengé wis mulai rodo mules : Terus piye prosese Sol..??!
Perut Slamet mulai mules: Terus piye cara prosesnya Sol...??!

Faisol : Kopine khan metu bareng tαèk kucing, gerusan kōpiné disaring, dikumbah, terus dipépé sampek garing, trs digiling manèh sampek alus dadi kopi bubuk.
Faisol: Kopinya kan keluar bersama tahi kucing, kemudian gerusan kopinya disaring, dicuci dan dijemur sampai kering, terus digiling lagi sampai halus sampai jadi Kopi bubuk.

Lha iki yo kebetulan awakmu sing pertama nyubak kōpi kucing iki, ωōng yo durung onok sing tak suguhi kōpi kucing iki, aku déwé arep nyoba kok yo gak kolu..
Lha ini kebetulan kamu yang pertama coba Kopi Kucing ini, belum ada orang lain yang aku suguhi Kopi Kucing ini, aku sendiri mau coba kok gak kolu (gak tega = jijik)..

Yo'opo Met, rasané..?
Gimana Met, rasanya..?

Slamet: Azzuu....:Dª>:O:'(:ª=))
Slamet: Azzuu..... (asu = anjing)  Dª>:O:'(:ª=))

Azuuuuu tenaaann.... Kowe aazzzuuuuuu.................=D
Bener-bener Azuuuuu....... Kamu azuuuuuu.......... :D

Iki duduk Kopi Kucing jenenge Sol, tapi nek iki yo Taek Kucing jenenge....:Dª>:O:'(:ª=))
Ini bukan Kopi Kucing namanya Sol, tapi ini yo Tahi Kucing namanya.... : Dª>:O:'(:ª=))>>>

***Akhirnya Faisol dan yang dengar cerita inipun koprol dan guling-guling di lantai****

Sunday, 25 November 2012

Dalam Lindungan Ghorqod (sebuah kisah)

Angin senja Tel Aviv tercampur debu. Kencang melintas di sela-sela empat orang yang sedang berdiri di halaman sebuah rumah di suatu sudut kota itu. Dua pasang suami istri -sepasang tua dan sepasang muda - beberapa saat saling bertukar pelukan penuh haru.

Seorang wanita muda kedua tangannya menggenggam lengan wanita tua. “Pergilah Ma! Ikut bersama kami. Di New Jersey kalian akan hidup bahagia dengan cucu kalian dan terhindar dari peperangan yang melelahkan ini.” Ujar wanita muda kepada wanita tua yang ia memanggilnya mama.

Wanita tua itu berlinangan air mata. Mengalihkan pandangan pada laki-laki tua yang ada di sampingnya.

“Papa dan Mama sudah bertekad untuk menghabiskan hidup di sini. Di tanah yang telah dijanjikan tuhan pada kita.” Ujar lelaki tua.

“Setidaknya untuk menghindari perang yang semakin buruk ini, Pa. Ikutlah bersama kami. Setelah perang ini selesai, kalian bisa kembali ke sini.” Kali ini laki-laki muda yang angkat bicara.

Lelaki tua menggeleng.

Dan angin senja yang tercampur debu itu mengirimkan suara dentuman pada mereka. Tertangkap di sudut mata mereka kilasan api yang meluncur ke bumi menghantam sebuah gedung tinggi sekitar 500 meter jauhnya dari tempat mereka berdiri. Ledakan besar dan bunga api bertaburan laksana dedaunan Pohon Ghorqod yang dilempar kesana kemari oleh angin musim dingin.

Suara sirine meraung-raung sejak semenit lalu. Banyak orang berlarian menuju bunker menyelamatkan diri. Dan ada juga yang memacu kendaraannya keluar kota. Namun di luar pagar rumah itu, sebuah mobil terparkir menanti ke-empat insan selesai melepas haru.

“Kalian pergilah! Taksi sudah menunggu. Lalu lintas sedang kacau dan macet sekarang. Ada begitu banyak orang yang eksodus meninggalkan kota ini melalui bandara dan pelabuhan. Jangan sampai kalian terlambat dan ditinggal pesawat.” Ujar pria tua.

“Ayolah Ma, tinggalkan Tel Aviv hingga perang selesai.” Wanita muda mengangkat kedua tangan mamanya kedadanya. Memelas.

“Tidak. Pergilah sekarang!” Tegas pria tua.

Dan suara klakson taksi berbunyi memanggil mereka. Hampir tak terdengar akibat tersisipi suara dentuman lain dari suatu tempat. Sang supir pun sudah bergidik ngeri ingin segera meninggalkan tempat itu.

Lelaki muda kemudian mengangkat dua koper besar di tangan kanan dan kirinya. Ia memasukkan barang bawaannya ke bagasi, lalu kembali menghampiri istrinya untuk mengajaknya pergi.

Pasutri muda itu menyempatkan diri melambaikan tangan sembari masuk ke dalam mobil. Hingga setelah semuanya siap, sang supir menginjak gas dengan kecepatan tinggi menuju bandara.

Gilad, seorang lelaki Yahudi tua, orang yang dipanggil Papa oleh pasutri muda tadi memandang ke sekelilingnya dengan mata berkaca. Hasrat ingin menyelamatkan diri memang ada, tapi kecintaannya pada tanah Israel lebih utama. Ia lebih ingin bertahan di tanah yang ia tempati sejak lama.

Menjadi yatim piatu setelah menyelesaikan studinya di University of Nevada 40 tahun lalu, Gilad yang hampir sebatang kara berjuang hidup untuk dirinya dan adik perempuannya. Dan Gilad masih bujangan saat beberapa lama kemudian adiknya dinikahi oleh seorang lelaki Yahudi asal Inggris yang mengajaknya tinggal di Israel, tanah yang diidam-idamkan oleh umat Yahudi.

Gilad adalah seorang insinyur mesin, bekerja di sebuah perusahaan otomotif. Adiknya telah tinggal dua tahun di Yerussalem saat mengirimkan surat pada Gilad untuk mengajaknya membangun negara kebanggaan umat Yahudi. “Pemerintah telah memperluas tanah pendudukan dan membangun pemukiman-pemukiman baru di Tepi Barat,” dalam surat itu. “Dan bangsa kita sekarang sedang membutuhkan banyak tenaga kerja untuk membangun negara. Hiduplah di sini, hingga akhir hayatmu!”

Diyakinkan oleh surat itu, Gilad hijrah ke Yerussalem menempati sebuah rumah di kota Be’er Sheva. Kota yang indah yang menempanya menjadi pekerja keras dengan penuh kecintaan pada Negara Yahudi.

Karir Gilad cukup mentereng. Kerja kerasnya berbuah rezeki yang melimpah sampai ia dibutuhkan untuk bekerja di ibu kota Israel, Tel Aviv. Di sana lah ia bertemu jodohnya, Golda, seorang wanita Yahudi asal Inggris. Mereka berdua hidup dengan mapan dan memiliki dua orang anak.

Anak kedua mereka, seorang putri bernama Hagar, adalah orang yang tadi mengajak mereka tinggal di New Jersey bersama suaminya. Sedangkan putra pertamanya tinggal di kota Haifa, sebelah utara kota Tel Aviv.

*****

Suara baku tembak terdengar sangat dekat saat pasangan suami istri Yahudi tua sedang menyantap makan malam mereka, mengalahkan suara sirine yang meraung di penjuru kota. Golda, sang istri, berbicara pada suaminya, “tunggu apa lagi? Ayo, sembunyi di bunker!”

“Tidak. Aku tidak mau kesana lagi. Terlalu kotor. Bahkan kotoran manusia bisa berserakan di sana.” Jawab Gilad, suaminya.

“Kita kemana?”

Gilad menunjuk ke arah sebuah pohon yang rindang yang telah ditanam di pekarangannya sejak 20 tahun lalu. “Kesana! Ghorqod akan melindungi kita.”

Mereka berdua menyudahi makan malam mereka dengan segera dan terburu-buru menyelinap ke dalam Pohon Ghorqod. Tapi begitu sampai di Pohon itu, mereka terkejut melihat seseorang bersembunyi di dalamnya.

“Noam, sedang apa kamu di sini?” Tanya Gilad kepada tetangganya.

“Izinkan aku bersembunyi di sini. Di sini masih lapang untuk kalian berdua.” Pinta Noam.

“Tidak. Kami tidak mau berbagi dengan orang lain. Pergi!”

“Aku tidak mau pergi dari sini.”

Mendengar sikap keras kepala Noam, Gilad mengeluarkan sepucuk pistol dari saku bajunya. “Pergi!” ujarnya.

Melihat sepucuk pistol itu, Noam terburu-buru keluar dari persembunyian. “Aku harus sembunyi di mana? Aku tak mau mati!” Teriaknya sembari menangis.

“Mengapa kamu tidak sembunyi di bunker? Terserah kamu sembunyi di mana. Di sana ada puing reruntuhan rumah. Batu-batu itu akan menyembunyikanmu dengan aman. Segera pergi!” Gilad menunjuk ke suatu tempat.

Berlari Noam menuju arah yang ditunjuk Gilad. Dan masing-masing orang sudah berada di tempat persembunyiannya.

Sementara itu suara baku tembak terdengar lebih dekat. Pasukan Palestina berhasil memasuki kota Tel Aviv. Bahkan mereka sudah mengirimkan pesan kepada setiap penduduk Tel Aviv melalui SMS untuk segera meninggalkan kota karena mereka akan merebutnya melalui pertempuran bersenjata.

Dari balik Pohon Ghorqod, Gilad melihat tank Merkava di persimpangan jalan tak jauh dari rumahnya.

“Kita akan aman. IDF akan menghabisi tentara Palestina.” Bisiknya pada Golda yang wajahnya terlihat pucat. Mencoba menenangkan.

Tapi baru selesai Gilad mengucap kata-kata itu, sebuah tembakan terlihat menuju sebuah reruntuhan puing, tempat bersembunyi Noam, disusul dengan suara jeritan.

Mulut Golda menganga. “Bagaimana bisa? Bagaimana bisa Noam tertembak padahal ia sudah bersembunyi di tempat yang tak terlihat?” Tanya Golda pada suaminya.

“Diamlah. Saat ini tak ada tempat yang lebih aman selain pohon ini. Batu dan pohon lain tidak bisa dipercaya saat ini. Mereka akan memberitahu pasukan Palestina bahwa ada yang bersembunyi di balik mereka.” Ujar Gilad penuh kepanikan.

Suasana sangat mencekam. Di depan mata mereka kemudian terlihat Merkava berhasil diledakkan oleh sebuah Rocket Propelled Grenade (RPG) anti tank. Dan tak lama kemudian rumah mereka pun terkena ledakan. Runtuh di salah satu sisinya meski tak mengenai pasangan suami istri Yahudi tua itu yang sedang bersembunyi di balik Pohon Ghorqod.

Gilad dan Golda bergetar menyaksikan pemandangan itu. Berpelukan, mereka berdua menangis sejadi-jadinya. Rumah yang mereka bangun dan tempati bertahun-tahun lamanya hancur sudah. Dan pasangan suami istri Yahudi tua itu hanya bisa pasrah melihat api melalap rumah dan isinya. Sementara suasana di luar semakin tak menentu. Api menyala di mana-mana. Dentuman di mana-mana. Pesawat F-16 dan Helikopter Apache milik Israel berjatuhan. Malam itu, saat awan mendung menelan bulan, begitu terang oleh api yang dilentikkan oleh mesiu.

“Kita tak akan selamat. Sampai kapan kita bersembunyi di pohon ini?” teriak Golda yang menangis meratap. “Orang-orang Palestina itu akan merebut kembali tanah yang sudah kita rebut dari mereka.”

Gilad melihat ke atas pada sebuah batang. Telah tergantung dua utas tali di sana.

“Istriku, kita telah berjanji untuk mati di tanah ini. Kita berjanji untuk tidak akan pernah pergi dari tanah ini walaupun harus mati. Tapi bukan mati dengan cara dibunuh oleh muslim,” ujar Gilad.

Golda mengerti maksud suaminya. Berdua mereka menggapai tali yang menjuntai yang membentuk simpul dengan sebuah lubang sebesar kepala manusia. Mereka memasukkan kepalanya ke dalam tali itu, dan memenuhi janjinya: mati di tanah harapan.

******

Keterangan:
* Ghorqod adalah pohon milik umat Yahudi, sebagaimana yang Rasulullah sabdakan: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga muslimin memerangi yahudi. Mereka diperangi oleh muslimin sehingga orang yahudi bersembunyi dibalik batu dan pohon. Batu dan pohon itu berkata: Wahai muslim, wahai hamba Allah, Ini dia yahudi berada dibelakangku, kemarilah dan bunuhlah dia. Melainkan pohon Ghorqod. Sesungguhnya ia adalah daripada pohon Yahudi”

(HR. Bukhari dan Muslim)


Rasulullah meramalkan tentang peperangan antara Umat Muslim melawan Yahudi di penghujung zaman, sampai-sampai Yahudi bersembunyi di pohon dan batu atas serangan Umat Muslim. Namun hanya Pohon Ghorqod yang sedikit aman buat mereka.

Saat ini pemerintah Israel tengah menggalakkan penanaman Pohon Ghorqod di negara mereka dengan berkedok reboisasi. (sumber: islamedia.web.id)

Pohon Ghorqod, Pohonnya Kaum Yahudi?

Pohon Ghorqod memang dikenal sebagai pohonnya kaum Yahudi. Hal tersebut secara tegas dinyatakan Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya mengenai peperangan hari akhir yang berbunyi :
Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi  bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon Ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi.” (HR. Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lulu ‘wal-Marjan III/308)
Pohon Gorqod (Nitraria Retusa) merupakan tanaman sejenis semak berdaun kecil-kecil dan lebat, dengan ranting yang juga banyak. Ketika kecil pohon ini hanya berupa semak yang kecil, mustahil untuk dijadikan tempat bersembunyi. Namun ketika sudah besar, tanaman ini memiliki batang yang cukup kokoh untuk bisa dipanjat dan rerimbunan dedaunannya sangat lebat sehingga bisa dipakai sebagai tempat bersembunyi, walau pohon ini tidak tinggi-tinggi amat.
Zionis-Israel telah melakukan penanaman pohon Ghorqod sejak lama. Bahkan Yahudi seluruh dunia sangat dianjurkan untuk berpartisipasi secara aktif menanami pohon jenis ini di wilayah pendudukan Zionis-Israel di tanah Palestina. Website Jewish National Fund (jnf.org) dalam bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate) di akhir tahun 2007 telah mengumumkan jika di tanah Palestina yang dikuasai Israel telah ditanami tak kurang dari 220 juta batang pohon ghorqod.
Situs tersebut juga mengiklankan bahwa siapa saja bisa untuk membeli phon ghorqod dan menyumbangkannya untuk ditanami di wilaya pendudukan. Satu batang pohon dihargai US $18, dan barang siapa membeli dua batang seharga US $36 akan diberi bonus satu batang. Sistem pembayarannya bisa lewat kartu kredit. Dan pengepakan serta pengirimannya pun bisa dipilih lewat metode apa.
Adakah pohon Yahudi tersebut di Indonesia? Sejauh ini saya belum mendengar adanya pohon Ghorqod di negeri ini, walau bukan hal yang mustahil jika Ghorqod ternyata juga ada di sini. Sebab itu, dalam halaman ini saya sertakan pic dari pohon ghorqod yang telah dibenarkan oleh dua tokoh HAMAS saat saya bertemu dengan mereka di Jakarta tahun lalu. Wallahu’alam bishawab. (Sumber: http://zarrav.blogspot.com)

Proyek Pohon Ghorqod Yahudi Dimulai Sejak 1984

WASHINGTON Post edisi April 1984 memuat satu artikel tentang pertemuan Presiden AS Ronald Reagan dengan seorang pelobi senior Yahudi dari American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) bernama Tom Dine. Pertemuan itu berlangsung secara pribadi.
Kepada Tom Dine, Reagan yang merupakan mantan Gubernur Negara Bagian California ini dengan serius berkata, “Anda tahu, saya berpaling kepada nabi-nabi kuno Perjanjian Lama dan kepada tanda-tanda yang meramalkan Perang Armageddon. Saya sendiri jadi bertanya-tanya, apakah kita ini akan melihat semuanya itu terpenuhi. Saya tidak tahu. Apakah Anda belakangan ini juga telah memperhatikan nubuat-nubuat para nabi itu… akan tetapi, percayalah kepada saya, bahwa nubuat-nubuat itu menggambarkan masa-masa yang sekarang ini sedang kita jalani.” Tom Dine tersenyum dan mengangguk pelan.

Presiden Reagan merupakan Presiden Amerika Serikat pertama yang memulai suatu tradisi baru dalam protokoler Gedung Putih, dimana kebaktian, seminar keagamaan, dan pertemuan-pertemuan dengan sejumlah tokoh Gereja Evangelikal Amerika sering diadakan. Di masa Reagan-lah paham Zionis-Kristen masuk dalam lingkaran elit pemerintahan Amerika. Seluruh kebijakan, terutama kebijakan Amerika di luar negeri, khususnya untuk wilayah Timur Tengah, sangat kental bernuansa Zionis.

Penerus Reagan, George H. W. Bush, William J. Clinton, dan George W. Bush, merupakan orang-orang yang sangat yakin tentang nubuat-nubuat (janji-janji atau ramalan-ramalan) Tuhan seperti yang tercantum di dalam Injil Darby atau Scofield, Injil resmi Amerika. Menurut keyakinan mereka, abad milenium merupakan zaman akhir dimana suatu ketika akan terjadi Peperangan Besar Terakhir (Armageddon) yang melibatkan seluruh dunia, antara Tentara Tuhan melawan Pasukan Iblis. Kristus akan mengalahkan Anti-Christ. Dan setelah itu dunia akan menjadi damai dan sejahtera hingga datangnya hari penghabisan.

Sebab itu, dilandasi kepercayaan akan hari akhir seperti yang dinubuatkan dalam Injil Darby, para Presiden Amerika bekerja dengan sekuat tenaga untuk melapangkan jalan bagi suatu hari dimana akan datang Kristus yang kedua kalinya. Karena menurut kepercayaan mereka Kristus akan turun di tanah Palestina, maka mereka berupaya untuk menguasai Tanah Palestina sepenuhnya dan memberikannya kepada orang-orang Yahudi.

Kaum Zionis, apakah mereka yang berada di Tanah Palestina maupun yang tersebar di Amerika dan Eropa, sangat yakin bahwa era milenium ketiga ini merupakan pintu gerbang pada akhir zaman. Entah sengaja atau tidak, kasus WTC 911, dimana Menara Kembar WTC yang dilihat dari jauh bagaikan sebuah gerbang, diruntuhkan, maka seakan terbukalah suatu era baru bagi keyakinan ini.

Segala daya upaya mereka lakukan guna menghadapi datangnya Messiah yang mereka yakini akan memimpin mereka dari Kuil Sulaiman untuk menaklukkan dunia.
Namun ada satu anomali yang secara diametral bertentangan dengan keyakinan mereka ini. Di satu sisi mereka mengaku sangat yakin akan bisa mengalahkan seluruh umat manusia, wabilkhusus umat Islam, dan menjadi pemimpin dunia, namun di sisi lain mereka juga berlomba-lomba menanami Tanah Palestina yang mereka duduki secara tidak sah, dengan pohon ghorqod (nama latin: Nitraria retusa).

Ada sebuah hadits shahih tentang hari akhir mengenai pohon ini: “Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: ‘Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka, itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi,” (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/30).

Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, dimana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Ghorqod-lah satu-satunya tempat yang bersedia dijadikan tempat persembunyian (perlindungan) kaum Yahudi. (zilzaal/salam-online.com).