Kawan, Peribahasa Latin kuno menyatakan VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT. Arti dari kata-kata ini intinya, “Apa yang terkatakan, akan segera lenyap. Apa yang tertulis akan menjadi abadi.”
Peribahasa ini berusaha mengatakan bahwa kata-kata dalam bentuk ucapan lisan dapat dilupakan dengan mudah, tetapi tulisan akan tetap ada dan abadi asal tidak rusak atau hancur.
Jika membaca adalah jendela ilmu, maka menulis adalah gudangnya karya. Sebab, menulis adalah legacy karya yang dapat diwariskan untuk generasi berikutnya. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.
Pramoedya Ananta Toer pernah mengatakan ini: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
“Apa saja yang tertulis akan menjadi abadi.” Sebuah pernyataan yang tidak keliru. Dengan adanya parkamen atau tulisan pada kulit binatang, pahatan pada kulit kayu, papyrus, gulungan lontar, pahatan batu candi, pada kulit kayu, manuskrip, buku atau catatan dalam bentuk lainnya, telah membuktikan hal itu.
Dari sana, kita jadi tahu isi Kitab Suci, sejarah kerajaan-kerajaan besar, perkembangan ilmu dan teknologi (iptek), dan sebagainya.
Pada masa lalu terdapat pemahaman: no documents, no history; tidak ada sumber tertulis, tidak ada sejarah.
Artinya, sebuah sejarah dapat dikatakan valid dan sah, bilamana di dalamnya termuat bukti-bukti peninggalan tertulis sebagai sumber referensi tunggal.
Kawan, Di Zaman kekinian pengertian menulis dapat diperluas menjadi, “Apa yang terekam, juga akan menjadi abadi.”
Maksudnya, bukan hanya tulisan yang bisa bersifat abadi. Gambar diam dan gambar hidup juga bisa bersifat abadi. Misalnya:
Gambar diam atau images (bisa berupa sketsa, vector atau foto) dan gambar bergerak (film, video).
Dan jangan lupa, ada satu lagi yaitu rekaman suara dalam bentuk audio misalnya podcast adalah salah satu bentuk audio yang lagi trend.
Kawan?
Merekam keindahan untuk kenangan,
Mencatat ilmu untuk peradaban,
Menulis harapan untuk warisan bagi generasi yang akan datang.
Mari terus berkarya untuk kebaikan
Salam sukses dan berkah.
Alim Mahdi
Master SOP Indonesia
***
Silakan simak di Channel Youtube Master SOP Indonesia :
Yang suka membaca bisa di Blog saya:
Yang suka mendengarkan di Podcast saya :
#sadarsop
#mastersopindonesia




















Potensi kekayaan alam Indonesia dan keindahannya bisa untuk mensejahterakan rakyatnya, Pulau Bali salah satu contoh karena Keindahan alam dan budayanya menjadi obyek tujuan wisata, dismping dapat meningkatkan perekonomian rakyat dan meningkatkan devisa tentunya… Bali yang dikenal dengan ‘pulau dewata dan masuk tujuan utama wisata dunia, banyak yang beranggapan bahwa Bali adalah pulau kaya yang tidak ada orang miskinnya seperti anggapan saya pada mulanya.
onden yang meliputi 67 desa/kampung di seluruh Bali, diketahui bahwa sebagian besar bermatapencaharian sebagai buruh/tukang (29,5%), pedagang (21,1%), dan petani (16,5%) dengan penghasilan rata-rata kurang dari 200 ribu/bulan (52,5%) dan sebagian besar memiliki hutang (77,5%). Dilihat dari latar belakang pendidikan, sebagian besar responden telah tamat SD (33,7%) dan tidak tamat SD (27%).





