Paket SOP Toko Retail Modern

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Toko Retail Modern.

Key Performance Indicator (KPI)

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : Key Performance Indicator (KPI).

Konsultan SOP Perusahaan

Master SOP adalah Konsultan SOP dan Sistem Bisnis untuk bisnis yang Autopilot.

Paket SOP Garmen / Konveksi

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Garmen / Konveksi.

Paket SOP Resto Modern

Refrensi dan Contoh Lengkap Penyusunan SOP dari Produk Paket Serial Contoh SOP Perusahaan : SOP Resto Modern.

Sunday, 27 January 2008

BALI: a beautiful island in Indonesia

BALI: friendly people, fascinating culture
Source : Ministry of Culture and Tourism, Republic of Indonesia

Bali is one of thousands of beautiful islands in Indonesia, lies to the east of Java and the west of Lombok. Bali is well known as "The Goddess Island" or "The Island of The Thousand Puras/Temples." Bali is also associated with "Paradise", and not without reason.

The combination of friendly, hospitable people, the physical beauty of the island, a magnificently visual culture infused with spirituality and (not least) spectacular beaches with great surfing and diving, and the year-round pleasant climate have made Bali Indonesia's unparalleled number one tourist attraction. That's why Bali is also a place regarded by many visitors as the "Ultimate Island". If it's not enough to convince you that Bali is so gorgeous, know this, the island of Bali is year after year voted by the readers of all major travel magazines as the most enchanting travel and holiday destination in the whole world.

Hence, what to do in Bali? The answer is endless. It depends entirely on you and yourself. Bali is a wonderful destination with something for everyone, and though heavily traveled, it is still easy to find some peace and quiet if you like. If you are a spa buff, you will find Bali as the world spa capital - from budget to most exclusive ones. If you are a beach lover, I'm sure you'll rate Bali among the top ten of your beach favorites. If you are an interior or fashion designer, Bali is the place where you can get the most unique and fresh ideas. Whatever you do, there is always a piece of Bali just right for you.

Yes, Bali is multidimensional. Culture, nature, arts, cuisine, sports, shopping, whatever - could be found at their most unique elements in Bali. Even doing nothing comes at its best in this Island of Paradise. During the Nyepi celebration - a yearly tradition where people observe silence, cease from doing any evil, cut out lights entirely. Unquestionably, it is the best remedial solution for your tired soul.

Saturday, 26 January 2008

Aturan Mabuk: efektif menekan bentrok antar warga

Pararem mabuk Bentrokan antar warga akibat mabuk karena miras telah banyak menelan kurban, insiden yang sering terjadi akibat pengaruh miras ini,misalnya perkelaian, bentrokan antar warga sampai bentrokan antar banjar.
Sering terjadinya keributan akibat oknum warga mabuk karena menenggak minuman keras (miras), membuat tiga banjar (Banjar Kawan, Pande, Bebalang) di Bangli - Bali menelurkan aturan adat berupa pararem mabuk.

Selain sanksi berupa uang denda dikalikan jumlah krama pengarep, mereka yang mabuk atau penjual miras diganjar melakukan ritual upacara pembersihan pura secara niskala (yadnya prayascita), dan pemabuk juga diwajibkan meminta maaf dalam paruman banjar.

Menurut klian Adat Banjar pande I Wayan Nyepek, S.H. bahwa latar belakang dikeluarkannya aturan adat ini karena dirinya sering mendapat laporan kasus mabuk dan perkelaihan, Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan dan pencitraan kurang baik menimpa nama banjar, dibuatkanlah pararem yang disuratkan dalam awig adat. Hal senada diungkapkan oleh Klian Adat Bebalang I Gusti Ngurah Wijaya. “Itu dilakukan lantaran pihaknya sering mendapatkan laporan ada warga mabuk. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan, dalam paruman disepakati untuk menetapkan pararem itu”. Katanya. (Dikutip dari Bali Post, 25 Januari 2008)

Aturan Mabuk yang dibuat oleh banjar sangat efektif karena menyentuh langsung kepada krama banjar yang bersangkutan dengan aturan ini secara langsung dapat menekan angka pemabuk dan bentrokan antar warga yang kerap terjadi. Indikasi positif yang bisa dirasakan dari efek aturan ini adalah meningkatnya rasa aman dan tenang diantara warga banjar.

Sayangnya aturan ini dibuat oleh masing-masing banjar yang tidak semuanya menerapkan aturan ini (pararem mabuk), padahal fenomena mabuk ini bisa terjadi di banjar manapun. Hematnya akan lebih efektif aturan semacam pararem mabuk ini dibuat juga pada aturan daerah yang lebih tinggi misalnya dalam perda, kemudian pelaksanaan aturan di dibawahnya disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa dan banjar.
Banjar mana yang akan menyusul?

Monday, 21 January 2008

Sisi Lain Pulau Bali

Potensi kekayaan alam Indonesia dan keindahannya bisa untuk mensejahterakan rakyatnya, Pulau Bali salah satu contoh karena Keindahan alam dan budayanya menjadi obyek tujuan wisata, dismping dapat meningkatkan perekonomian rakyat dan meningkatkan devisa tentunya… Bali yang dikenal dengan ‘pulau dewata dan masuk tujuan utama wisata dunia, banyak yang beranggapan bahwa Bali adalah pulau kaya yang tidak ada orang miskinnya seperti anggapan saya pada mulanya.

Untuk melengkapi tulisan saya: Bali : Potret Kemiskinan dan Potensi Zakat, Pada tahun 2006 kami dan yayasan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan zakat, infak, dan shadakah berusaha untuk membantu mengentaskan kemiskinan yang terjadi di Bali dengan melakukan survei ke 9 daerah di wilayah Bali untuk selanjutnya segera diambil tindakan yang efektif.Tujan survey adalah : Untuk mengetahui kantong-kantong kemiskinan di Bali, terutama yang banyak dihuni oleh warga muslim, mencari tahu jenis-jenis fasilitas dan bantuan yang tepat untuk masing-masing daerah dan membuat data base yang memuat profil penduduk muslim miskin di Bali.

Survey yang kami lakukan tanggal 29 Februari sampai dengan tanggal 17 Juni 2006 dengan sasaran penduduk muslim yang berdomisili di wilayah Karangasem, Klungkung, Gianyar, Bangli, Buleleng, Tabanan, Jembrana, Badung dan Denpasar yang dipilih berdasarkan rekomendasi sebagai warga miskin dan perlu dibantu oleh tokoh setempat. Banyaknya sampel di tiap-tiap desa/kampung dibatasi kurang lebih 10 orang dengan pertimbangan telah mewakili anggota populasi yang lain.

Dari hasil survei yang dilakukan, dapat diketahui bahwa dari 413 responden yang meliputi 67 desa/kampung di seluruh Bali, diketahui bahwa sebagian besar bermatapencaharian sebagai buruh/tukang (29,5%), pedagang (21,1%), dan petani (16,5%) dengan penghasilan rata-rata kurang dari 200 ribu/bulan (52,5%) dan sebagian besar memiliki hutang (77,5%). Dilihat dari latar belakang pendidikan, sebagian besar responden telah tamat SD (33,7%) dan tidak tamat SD (27%).

Berdasarkan survei yang dilakukan didapatkan hasil berupa program-program rekomendasi yang bisa dilakukan di kantong-kantong muslim di wilayah Bali, sebagai berikut : Modal Bergulir, Alat-alat pertanian/peternakan/perikanan, Klinik keliling, Ketrampilan, Pemasaran produk, Bimbingan Keislaman, Sarana umum, MCK, Tandon air, Listrik, Renovasi masjid/mushollah, Jalan, Beasiswa, dan Pemberdayaan pesantren.

Survey tersebut kami lakukan pada taggal 29 Februari sampai dengan 17 Juni 2006, tentu masih banyak kekurangan, karena keterbatasan dana dan tenaga. Survey tersebut masih di kantong-kantong muslim dan masih banyak kantong-kantong miskin lain yaang belum kami survey. Semoga tahun 2008 ini kami bisa melanjutkan dan menguptade data hasil survey (peta mustahik Bali) tahun 2006.

MLM: “yang menjengkelkan”

Siapa sih yang tidak mengenal Multi Level Marketing alias MLM?
Bahkan saya yakin di antara Anda pasti ada yang sedang aktif di salah satu MLM tersebut, atau pernah aktif, atau sekedar sebagai konsumen produknya, paling tidak pernah diprospek, iya gak...?!. Ada beberapa MLM yang lagi naik daun di dunia marketing Indonesia, sebut saja MELILEA, Amway, Tiansi, CNI, High Desert dan lainnya.

Saya sering dibuat kesal oleh kenekatan agen yang sedang mencari downline, terkesan ngotot, tidak pernah menyerah (baca: memaksa), dan tak tahu diri. beribu alasan untuk mengajak ketemu dan presentasi untuk peluang bisnis. Penyataannya tidak bisa dibantah atau silakan bantah jika ingin terjebak dalam perdebatan sengit. Kata-kata, ekspresi dan body language nya sering masuk dalam zona aman pribadi seseorang. Sikap dan gayanya membikin tidak tentram bagi ‘target’ atau lawan bicaranya. hHecRrhrrrrr... capek deh!

Anehnya rata-rata orang yang sekarang aktif MLM adalah orang yang pernah dibuat berbagai perasaan ‘tidak enak’ diatas ketika berkali-kali diprospek oleh sang upline. Kok bisa! Kenapa? … Terpaksa kali ya???!!


Siklus ‘Gagal’ dan ‘Sukses’ MLM marketer
Jika digambarkan fase-fase sikap dan daya tahan seorang MLM marketer sbb :
Penasaran dan cari tahu, Tertarik, Gabung dong, Semangat bro, Downline banyak, gak tutup poin, Downline gak jalan, Kecewa & gagal, Cuek, Kesal, Semangat, Kecewa lagi, downline banyak tapi kagak belanja, Terpancing untuk aktif lagi, Gagal lagi, Gak percaya lagi, Cuek, sebel, Gombal katanya, Jaim, Eh..tertarik lagi, Coba lagi deh, Gagal lagi....., terus kapan suksesnya???. Caaapek Deh…
Anda sekarang dalam fase yang mana?


Pesan Singkat
Hari Senin tanggal 21-Jan-2008 jam 15:35:36 ada pesan singkat (SMS) masuk di HP saya, isinya : “Bgm kbr pak? Tgl 28 ada training olh p Rifki. Saya jg dtg. Oy dg pgpv 1650an insy bnus 4-5 jt. Dpotong ppn 5% BCA cair tgl 25-26 lusa. Jgn lp infak 35%nya ya”. (pengirim +6288858xxxxx).
Membaca pesan pendek itu saya hanya terdiam dan berusaha memahami isinya, bingung saya akan jawab apa?
Ada komentar gak?!

Saturday, 19 January 2008

Tahun ke 1429: Rabun dekat kaum muslim

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."(Qur’an Surat: Al Ahzab: 56)

1. Krisis keteladanan
Krisis terbesar di Dunia ini adalah krisis keteladanan, Krisis ini jauh lebih dasyat dari krisis energy, global warming, kesehatan, pangan, transportasi dan air. Karena dengan absennya pemimpin yang visioner dan integritas tinggi, maka masalah air, konversi hutan, kesehatan, transportasi, pendidikan, hukum dan peradilan, politik dan budaya semakin rusak dan semakin parah.

Akibatnya pendidikan semakin mahal, manajemen transportasi amburadul, hutan semakin rusak, air semakin tercemar, banjir dan longsor mengepung negeri, korupsi semakin menggila, sampah menumpuk di mana-mana, subsidi bantuan tidak tepat sasaran, pornografi menggila, narkoba masuk sekolah, smackdown mewabah sampai halaman rumah tempat mainan anak-anak kita.

"Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Quran) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu". (Qur’an Surat: Al Mu’minun : 71)

2. Rabun dekat kaum muslim
Ketidakmampuan kaum muslimin melihat perjalanan hidup Rasulullah SAW secara lengkap dan holistic. Kemudian memformulasikan nilai-nilai keteladanan tersebut ke dalam suatu model yang mudah diteladani.

Saat ini kita melihat Rasulullah SAW dalam satu sisi sudut pandang saja (onesided). Rasulullah dipandang hanya sebagai pemimpin keagamaan saja. Dan daerah toritorialnya di Masjid dan Mushollah saja. Itupun toritorial yang sepi dikunjungi oleh kaum muslimin. Kita lebih sering berada di kantor, bank, pasar, kampus, sekolah, proyek, bahkan di gedung pemerintah maupun gedung DPR.

Rasulullah adalah teladan bagi pelaku bisnis dan wirausaha, keluarga, dakwah, sosial dan politik, system hukum, pendidikan, strategi militer dan lainnya.
Rasulullah adalah teladan bagi para Remaja dan Pemuda, Rasulullah merupakan suami yang penuh cinta dan kasih sayang kepada istri-istrinya, rasulullah seorang ayah teladan, mertua yang pengertian, kakek yang penyayang.

Rasulullah mengajari kita bagaimana hidup bertetangga, bertoleransi dalam perbedaan dan sukses menyatukan manusia yang berlainan ideology dan agama.

Rasulullah pernah kaya dan juga pernah miskin sebagaimana manusia yang lain, maka Rasulullah mengajari kita bagaimana hidup dalam keadaan bercukupan harta dan bagaimana hidup dalam kekurangan. Sungguh Rasulullah adalah tauladan yang paling baik.

Rasulullah adalah khalifah (presiden) dan ahli militer. Dalam strategy militer, Rasulullah telah memimpin 9 perang dan 53 expedisi militer dalam waktu 13 tahun. Satu jumlah operasi lapangan yang jauh lebih besar dari pengalaman teritorial seorang komandan angkatan bersenjata manapun. Tapi kenapa jarang ada studi yang mendalam oleh cendekiawan atau personil militer tanah air terhadap strategi militer Rasulullah.

Kita harus paham, bahwa Rasulullah meninggalkan teladan yang bisa kita Copy Paste juga meninggalkan teladan yang berupa inspirasi dan kebijaksanaan tentang banyak hal.
Ironi memang, ketika setiap kali uswah hasanah Rasulullah Saw akan dibawa keluar dari masjid dan mushollah. Seolah-olah tak hubungan kuat antara sunnah rasulullah dan kehidupan bisnis, fiskal dan moneter. Malah bersikap sinis dan beranggapan apologik, teladan yang dibawa Rasullah seakan berada di atas langit, mustahil untuk di contoh.

Banyak di antara kita membaca shalawat-shalawat panjang, diba’ dan barzanzi, terutama di setiap maulid Nabi. Tetapi semua itu sebatas dikumandangkan di masjid, madrasah, rumah-rumah dan majelis taklim saja. Saat kembali ke kantor ternyata kantor kita kosong dari nilai-nilai akhlak dan budi pekerti seperti yang diajarkan dalam barzanzi. Tidak ada sepotong haditspun, yang jumlahnya puluhan ribu itu, termuat dalam Manual dan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan kita.

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan ia banyak menyebut Allah". (Qur’an Surat: Al Ahzab: 21)

3. Tantangan
Rasulullah SAW adalah hamba Allah yang luar biasa, namun bukan tidak mungkin untuk diteladani dan diikuti jejak-jejak kesuksesannya.
Rasulullah meninggalkan teladan yang bisa langsung dicopy paste, dan ada yang harus kita kembangkan karena banyak berupa inspirasi dan kebijaksanaan.
Dengan cara mengkaji dan mendalami serta tarbiyah yang instensif terhadap Islam dan keteladanan Rasulullah Saw yang lengkap dan holistik, sehingga kita menjadi pribadi muslim yang beraqidah lurus, ibadah yang benar sampai kemudian menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, umat, bangsa dan Negara. Amin

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan".(Qur’an Surat: Al-Hasyr: 18)

Thursday, 17 January 2008

Rp. 51 milyar, Potensi Zakat di Bali

Potensi Zakat di Bali

Belum ada data pasti tentang Potensi Zakat di Bali, angka ini jadi sangat penting jika kita ingin berpartisipasi untuk membangun Bali. Pemerintah Bali harusnya juga mempunyai cara lain dalam rangka mengentaskan kemiskinan di daerahnya, karena menurut data BPS tahun 2006, dari jumlah penduduk Bali sebesar 3,2 juta terdapat KK miskin di Bali sebanyak 147.044 KK yang tersebar diseluruh kabupaten dan kota di Bali.

Sedangkan data Kanwil Depag Provinsi Bali jumlah penduduk yang beragama Islam di propinsi Bali tahun 2007 sesuai pendataan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Bali sebesar 558.515 jiwa.
Kembali ke Potensi dana Zakat, Secara Nasional menurut hasil penelitian UIN & Ford Foundation tahun 2004-2005 potensi ZIS sebesar Rp 19,3 triliun dan menurut penelitian PIRAC potensi Zakat di Indonesia tidak kurang 7,3 triliun.
Kemudian pertanyaanya adalah: Seberapa besar Potensi Zakat di Bali? Saya mengasumsikan menjadi empat potensi angka, yaitu angka pesimis dan angka optimis, dan masing-masing ada dua angka potensi yang berbeda.

1. Angka Pesimis 1 (Muslim kaya sebanyak 5%, Zakat Rp. 50.000 ribu per bulan)
Asumsi jumlah penduduk muslim di Bali 500 ribu orang. Anggap orang kaya muslim adalah 5% dari jumlah penduduk muslim, maka 25 ribu orang telah wajib zakat. Jumlah yang 95% adalah penduduk miskin atau usia tidak produktif.
Jika tiap bulan tiap orang membayar zakat penghasilan rata-rata Rp. 50.000,-, maka :
Zakat Penghasilan :
Maka potensi Zakat tiap bulan adalah Rp. 50.000,- x 25.000 orang = Rp. 1.250.000.000,- (Rp. 1,250 milyar). Dan jumlah per tahun sebesar Rp. 1.250 milyar x 12 bulan = Rp. 15.000.000.000,-(Rp. 15 milyar)
Zakat Fitrah :
Zakat fitrah diwajibkan satu tahun sekali pada bulan ramadhan untuk orang muslim bayi sampai tua (yang masih hidup pada bulan ramadhan), Asumsi 80 % yang mampu bayar adalah 400 ribu jiwa/orang.
Jika harga beras 2,5 kg dikonversikan ke uang adalah Rp. 15.000,- maka: Potensi Zakat fitrah adalah Rp. 15.000,- x 400 ribu jiwa = Rp. 6.000.000.000,- (Rp. 6 milyar)
Total Zakat Per Tahun :
Zakat Penghasilan : Rp. 15.000.000.000,- ditambah Zakat Fitrah: Rp. 6.000.000.000,- Total Rp. 21.000.000.000,- (Rp. 21 milyar).
Potensi Dana Umat Islam ini belum termasuk Dana Infak, Shadaqah, Wakaf, Hibah dan lainnya.

2. Angka Pesimis 2 (Muslim kaya sebanyak 5%, Zakat Rp. 75.000 ribu per bulan)
Asumsi jumlah penduduk muslim di Bali 500 ribu orang. Anggap orang kaya muslim adalah 5% dari jumlah penduduk muslim, maka 25 ribu orang telah wajib zakat. Jumlah yang 95% adalah penduduk miskin atau usia tidak produktif.
Jika tiap bulan tiap orang membayar zakat penghasilan rata-rata Rp. 75.000,-, maka :
Zakat Penghasilan :
Maka potensi Zakat tiap bulan adalah Rp. 75.000,- x 25.000 orang = Rp. 1.875.000.000,- (Rp. 1,875 milyar). Dan jumlah per tahun sebesar Rp. 1.875 milyar x 12 bulan = Rp. 22.500.000.000,-(Rp. 22,5 milyar)
Zakat Fitrah :
Zakat fitrah diwajibkan satu tahun sekali pada bulan ramadhan untuk orang muslim bayi sampai tua (yang masih hidup pada bulan ramadhan), Asumsi 80 % yang mampu bayar adalah 400 ribu jiwa/orang.
Jika harga beras 2,5 kg dikonversikan ke uang adalah Rp. 15.000,- maka: Potensi Zakat fitrah adalah Rp. 15.000,- x 400 ribu jiwa = Rp. 6.000.000.000,- (Rp. 6 milyar)
Total Zakat Per Tahun :
Zakat Penghasilan : Rp. 22.500.000.000,- ditambah Zakat Fitrah: Rp. 6.000.000.000,- Total Rp. 28.500.000.000,- (Rp. 21 milyar).
Potensi Dana Umat Islam ini belum termasuk Dana Infak, Shadaqah, Wakaf, Hibah dan lainnya.

3. Angka Optimis 1 (Muslim kaya sebanyak 10%, Zakat Rp. 50.000 ribu per bulan)
Asumsi jumlah penduduk muslim di Bali 500 ribu orang. Anggap orang kaya muslim adalah 10% dari jumlah penduduk muslim, maka 50 ribu orang telah wajib zakat. Jumlah yang 90% adalah penduduk miskin atau usia tidak produktif.
Jika tiap bulan tiap orang membayar zakat penghasilan rata-rata Rp.50.000,-, maka :
Zakat Penghasilan :
Maka potensi Zakat tiap bulan adalah Rp. 50.000,- x 50.000 orang = Rp. 2.500.000.000,- (Rp. 2,5 milyar). Dan jumlah per tahun sebesar Rp. 2,5 milyar x 12 bulan = Rp. 30.000.000.000,-(Rp.30 milyar)
Zakat Fitrah :
Zakat fitrah diwajibkan satu tahun sekali pada bulan ramadhan untuk orang muslim bayi sampai tua (yang masih hidup pada bulan ramadhan), Asumsi 80 % yang mampu bayar adalah 400 ribu jiwa/orang.
Jika harga beras 2,5 kg dikonversikan ke uang adalah Rp. 15.000,- maka: Potensi Zakat fitrah adalah Rp. 15.000,- x 400 ribu jiwa = Rp. 6.000.000.000,- (Rp. 6 milyar)
Total Zakat Per Tahun :
Zakat Penghasilan : Rp. 30.000.000.000,- ditambah Zakat Fitrah: Rp. 6.000.000.000,- Total Rp. 36.000.000.000,- (Rp. 36 milyar)
Potensi Dana Umat Islam ini belum termasuk Dana Infak, Shadaqah, Wakaf, Hibah dan lainnya.

4. Angka Optimis 2 (Muslim kaya sebanyak 10%, Zakat Rp. 75.000 ribu per bulan)
Asumsi jumlah penduduk muslim di Bali 500 ribu orang. Anggap orang kaya muslim adalah 10% dari jumlah penduduk muslim, maka 50 ribu orang telah wajib zakat. Jumlah yang 90% adalah penduduk miskin atau usia tidak produktif.
Jika tiap bulan tiap orang membayar zakat penghasilan rata-rata Rp. 75.000,-, maka :
Zakat Penghasilan :
Maka potensi Zakat tiap bulan adalah Rp. 75.000,- x 50.000 orang = Rp. 3.750.000.000,- (Rp. 3,750 milyar). Dan jumlah per tahun sebesar Rp. 3,750 milyar x 12 bulan = Rp. 45.000.000.000,-(Rp. 45 milyar)
Zakat Fitrah :
Zakat fitrah diwajibkan satu tahun sekali pada bulan ramadhan untuk orang muslim bayi sampai tua (yang masih hidup pada bulan ramadhan), Asumsi 80 % yang mampu bayar adalah 400 ribu jiwa/orang.
Jika harga beras 2,5 kg dikonversikan ke uang adalah Rp. 15.000,- maka: Potensi Zakat fitrah adalah Rp. 15.000,- x 400 ribu jiwa = Rp. 6.000.000.000,- (Rp. 6 milyar)
Total Zakat Per Tahun :
Zakat Penghasilan : Rp. 45.000.000.000,- ditambah Zakat Fitrah: Rp. 6.000.000.000,- Total Rp. 51.000.000.000,- (Rp. 51 milyar)
Potensi Dana Umat Islam ini belum termasuk Dana Infak, Shadaqah, Wakaf, Hibah dan lainnya.

Dari hitungan di atas maka angka paling optimis Potensi Zakat di Bali menembus angka 51 milyar. Subhanallah…, Masihkah potensi ini dianggap sebelah mata? Wallahu’alam. ***Alim Mahdi


Wednesday, 16 January 2008

Pilkada Bali 2008 Butuh Dana Rp 45,6 Miliar

Kamis, 15 Februari 2007 10:56

Pilkada Bali 2008 Butuh Dana Rp 45,6 Miliar
Kapanlagi.com - Pemilihan umum kepala Daerah (Pilkada) Propinsi Bali akan berlangsung tahun 2008 memerlukan dukungan dana sebesar Rp 45,6 miliar.
Dana tersebut dimanfaatkan untuk kelancaran pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bali periode 2008-2013, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali Drs Wisnumurthi, MSi di Denpasar Kamis.

Ia mengatakan, penggunaan dana tersebut antara lain belanja barang Rp 10,6 miliar, belanja pegawai Rp 15,9 miliar dan operasional Rp 16,3 miliar.
"Dana itu belum termasuk biaya yang dikeluarkan untuk pengawasan Pilkada," kata Wisnumurthi.

Anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2008 telah diusulkan dalam dana cadangan Pemprop Bali tahun 2007 dan sisanya ditutupi dalam APBD 2008. Pengalokasian dana dalam dua tahun anggaran tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban APBD Bali.
"Namun belum diketahui pasti berapa besar alokasi dana untuk Pilkada dalam dana cadangan tahun 2007, karena masih dalam pembahasan pihak eksekutif dan legislatif," kata Wisnumurthi.

Bali berpenduduk sekitar 3,2 juta jiwa, namun yang mempunyai hak pilih dalam Pilkada Propinsi Bali tahun 2008 sebanyak 2.705.611 jiwa.

Propinsi Bali yang terdiri atas delapan kabupaten, satu kota, 56 kecamatan dan 701 desa dan kelurahan dibagi dalam 5.976 tempat pemungutan suara (TPS), ujar Wisnumurthi. (*/cax)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/

Tuesday, 15 January 2008

Customers’ Sense & Feel

Strategy Fundraising : Customer Experience.

Penciptaan momen dan suasana yang merangsang panca indra pelanggan dan menyentuh perasaan mereka sehingga mereka akan mengingat titik kontak sentuhan tersebut secara mudah. Strategy ini dikenal dengan strategy Customer Experience. Nampaknya lembaga sosial misalnya LAZ perlu melakukan strategy ini.

Pelanggan atau donatur kita adalah manusia. Disamping punya panca indra juga punya otak bawah sadar dan perasaan. Mata, misalnya, dapat disentuh dengan menampilkan pemandangan yang bagus, indah, serta suasana lingkungan yang damai dan berkesan. Maka, ambience, penampilan, penataan, display, lay out, kebersihan, kerapihan petugas, dan lain-lain menjadi hal yang dapat diandalkan untuk merangsang indra penglihatan pelanggan.Yuliana Agung, MBA, Chief Executive Officer Center of Customer Satisfaction & Loyalty, ketika mendapat pertanyaan dalm majalah marketing tentang strategi bersaing di customer experience mengatakan bahwa telinga dan hidung merupaka titik sentuh yang sering diabaikan. Simpel saja, misalnya dalam hal memilih music background di walk in center, sering dipilih lagu-lagu favorit yang sudah umum – yang bisa didengar baik di rumah, di kantor, di tempat fasilitas umum serta tempat piknik. Tentunya ini tidak memberikan keunikan untuk menciptakan ‘emotional relationship’ dengan merek. Singapore airline tidak gegabah dalam hal ini. Sampai sekarang jika disurvey, pelanggan loyal sudah mampu mengidentifikasi bagaimana suara background yang ditayangkan ketika boarding, mendengarkan penjelasan petunjuk keselamatan, serta setelah landing. Musik ini terngiang-ngiang di telinga pelanggan dan seolah-olah memanggil-manggil pelanggan untuk me-recall kenangan dengan Singapore Airline. Tidak heran jika customer experience lewat musik menjadi hal yang spesifik namun tidak diungkapkan secara vulgar.Hidung menangkap rangsangan dari bau dan aroma. Tentunya merupakan titik kontak yang dapat juga dikaitkan dengan branding. Demikian pula untuk makanan, bau-bauan rempah-rempah yang khas dipadu dengan taste yang kuat amat membantu pelanggan me-recall dan menjadi loyal serta ‘kecanduan’.

Contoh lain di Dufan yang menyediakan wahana-wahana yang dikendarai pelanggan dan yang sengaja membuat pelanggan manjadi ‘takut sesaat”, muncul perasaan syurnya, terguncang fisiknya, dan lain-lain. Takut tapi asyik, pengalaman yang tidak mudah dilupakan, makin manakutkan makin mudah diingat.Penutup. Apakah semua pelanggan benci mengantri? Adakah pengalaman yang menyenangkan saat mengantri? Dalam antrian ada harapan. Maka antrian yang panjang tapi bergerak tetap merupakan keasyikan tersendiri dibandingkan dengan antrian pendek yang tidak bergerak? Berani menerima tantangan??!
Sekali lagi strategi ini hanya sekedar teori sebelum kita lakukan dan dibuktikan sendiri. Wallahu’alam

Bali : Potret Kemiskinan dan Potensi Zakat

Angka Kemiskinan
Mengamati data BPS tentang Angka Kemiskinan di Bali cukup menarik. Menurut data BPS tahun 2006 penduduk miskin di Bali sebanyak 147.044 KK yang tersebar ke 8 Kabupaten dan 1 kota di Bali. Peringkat pertama terbesar adalah Kabupaten Buleleng 47.908 KK, kemudian Karangasem 41.826 KK, Bangli 13.191 KK, Tabanan 11.672 KK, Klungkung 8.460 KK, Gianyar 7.629 KK, Jembrana 5.201 KK, Badung 5.201 KK dan kota Denpasar sebanyak 4.159 KK.Asumsi masing-masing KK mempunyai anggota keluarga 5 orang (Suami, istri, 3 anak) maka total penduduk miskin di Bali sebesar 735.220 jiwa, sungguh angka kemiskinan yang cukup besar dari total penduduk Bali 3.2 juta jiwa.Tentu pemerintah telah berupaya mengatasi fenomena kemiskinan yang melanda masyarakat Pulau Dewata ini.

Dari pemberian dana BLT maupun program-program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pemerintah Daerah, namun pertumbuhan belum menjunjukkan hasil yang signifikan. Dalam menyikapi program penanggulangan kemiskinan di Bali ini, jika saja para pemimpin daerah di Bali ini mau sedikit jeli dan melirik pada potensi yang ada pada kaum muslim Bali yang selama ini dianggap minoritas, marginal dan warga pendatang maka disitu akan ditemui potensi dana yang cukup besar untuk membantu program pengentasan kemiskinan yaitu Zakat.

Potensi Zakat di Bali
Asumsi penduduk muslim di Bali sekarang ini sebanyak 500 ribu orang, jika 10% diantaranya mampu dan wajib mengeluarkan zakatnya sebesar Rp. 50.000,- per bulan, maka potensi zakat per bulan adalah sebesar Rp. 2.5 milyar, artinya dalam setahun potensi zakat di Bali sebesar Rp. 30 milyar belum Infak, sadaqah, wakaf dan lainnya.

Dana umat di Daerah termasuk di Bali selama ini dikelola oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat (BAZ) baik propinsi maupun Kabupaten atau kota di Bali belum cukup optimal bisa terkumpul. Sebagai contoh saja DSM sebagai salah satu Lembaga Amil Zakat (LAZ) pertama yang ada di Pulau Dewata ini tahun 2007 baru bisa mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp. 2,2 milyar per tahun. Ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Lembaga Amil Zakat untuk mengambil kepercayaan umat muslim itu sendiri.LAZ dan BAZ selama ini telah bekerja mengelola Dana ZIS (Zakat,Infaq dan Shadaqah) yang secara langsung sebenarnya telah membantu meringankan beban kemiskinan, dan selama ini telah cukup dirasakan oleh masyarakat.

Tantangan
Potensi Zakat di Bali lebih Rp. 30 milyar per tahun cukup besar untuk membantu program kemiskinan di Bali karena peruntukan Zakat sudah jelas untuk orang miskin.Dalam mengaplikasikan Dana ZIS ini akan menemuhi tantangan yang cukup berat terutama terhadap kepercayaan (trust) umat muslim terhadap pengelolaan zakat sebagai kewajiban agamanya.Perlu diciptakan suatu perangkat dan aturan khusus dalam pengelolaan dana ZIS apabila Dana ini dikelola oleh Pemerintah Daerah. Termasuk peninjauan kembali atas aturan dan hubungan antara pengelola ZIS yang telah ada selama ini yaitu LAZ dan BAZ yang telah diatur dalam undang undang No. 38 tahun 1999 tentang zakat. ** Alim Mahdi

Monday, 14 January 2008

Ngeblog Yok..! Cara mudah, gratis & dapat duit

Trend baru dalam dunia maya adalah ngeblog. WEB BLOG yang lebih akrab dengan BLOG sangat mudah, murah, bahkan gratis. Kita tinggal menentukan nama blog dan urlnya. Keuntungannya ngeblok sangat banyak, mulai dari menciptakan komunitas, sampai menghasilkan duit dari blog yang telah kita buat. Menarik bukan…!!? Banyak layanan Blog gratis yang perlu kita coba, seperti blogger.com (blogspot.com), wordpress.com, blogsome.com atau multiply.com

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam pembuatan blog:
1. Bagaimana membuat web blog gratis?
2. Penyedia layanan web blog gratis apa saja sih?
3. Apa Domain web blog yang bagus?
4. Bagaimana cara menghasilkan uang dengan web blog kita?
5. Bagaimana memasarkan atau mepromosikan web blog kita?
6. Domain sendiri untuk web blog kita?


Langkah-langkah pembuatan Blog, ikuti petunjuk di sini
untuk membuat web blog anda sendiri dengan mudah.

Selamat ngeblog, semoga sukses...